Rabu, 13 Februari 2013


MASALAH YANG TERJADI DI DATABASE
A.      KONKURENSI
Ada tiga masalah yang disebabkan oleh konkurensi :
1.       Masalah kehilangan modifikasi (lost update problem)
Masalah ini timbul jika dua transaksi mengakses item database yang sama yang mengakibatkan nilai  dari database tersebut menjadi tidak benar.
2.       Masalah modifikasi sementara (uncommited update problem)
Masalah ini timbul jika transaksi membaca suatu record yang sudah dimodifikasi oleh transaksi lain tapi belum terselesaikan, terdapat kemungkinan kalau transaksi tesrebut dibatalkan (rollback).
3.       Masalah analisa yang todak konsisten (problem of inconsistency analysis)
Masalah ini timbul jika sebuah transaksi membaca suatu nilai tetapi transaksi kedua mengupdate beberapa nilai tersebut selama eksekusi transaksi pertama.

LOCKING
 adalah satu mekanisme pengontrol konkurensi
Konsep dasar :
Ketika sebuah transaksi memerlukan jaminan kalau record yang diinginkan tidak akan berubah secara mendadak, maka diperlukan kunci untuk record tersebut.
Locing berfungsi untuk menjaga record tersebut agar tidak dimodifikasi oleh transaksi lain.

TIME STAMPING
Adalah  salah satu mekanisme kontrol konkurensi yang dapat menghilangkan masalah deadlock. Dua masalah yang timbul pada timestamping :
1.       Suatu transaksi memerintahkan untuk membaca sebuah sistem yang sudah di udpate oleh transaksi yang belakangan.
2.       Suatu transaksi memerintahkan untuk menulis sebuah item yang nilainya sudah dibaca atau ditulis oleh transaksi yang belakangan.

B.      CRASS DAN RECOVERY
Crass adalah suatu failur atau kegagalan dari suatu sistem.
Penyebab dari kegagalan adalah :
1.       Disk crash yaitu informasi yang ada di disk akan hilang
2.       Power failur yaitu informasi yang di simpan pada memori utama dan register akan hilang.
3.       Softwae error yaitu output yang dihasilkan tidak betul dan sistem databasenya sendiri akan memasuki suatu kondisi tidak konsisten.



Klasifikasi failur (kegagalan)
Berdasarkan jenis storage :
1.       Volatile storage
Biasanya yang terdapat pada volatile akan hilang, jika terjadi kerusakan sistem (system crash) contoh : RAM
2.       Non volatile storage
Biasanya informasi yang terdapat pada non volitile storage tidak akan hilang jika terjadi kerusakan sistem. Contoh : ROM
3.       Stable storage
Informasi yang terdapat dalam stable storage tidak pernah hilang. Contoh : harddisk raid.
Jenis kegagalan :
1.       Logical error
Program tidak dapat lagi dilaksanakan disebabkan oleh kesalahan input, data tidak ditemukan, over flow.
2.       System error
Sistem berada pada keadaan yang tidak di inginkan, seperti terjadi deadlock , sbagai akibat program tidak dapat dilanjutkan namun setelah beberapa selang waktu program dapat dijalankan kembali.
3.       System crash
Kegagalan fungsi perangkat keras, menyebabkan himangnya data pada volatile storage, tetapi data pada non volitile storage masih tetap ada.
4.       Disk failure
Hilangnya data dari sebuah blok disk disebabkan oleh kerusakan head atau kesalahan pada waktu pengoperasian transfer data.

C.      SECURITY AND INTEGRITY
Security
 adalah suatu proteksi data terhadap perusakan data dan pemakaian oleh pemakai yang tidak mempunyai ijin.
Beberapa masalah security secara umum :
ü  Di dalam perusahaan siapa yang diijinkan untuk mengakses suatu sistem.
ü  Bila sistem tersebut menggunakan password, bagaimana kerahasiaan dari password tersebut dan berapa lama password itu harus diganti.
ü  Di dalm penngontrolan hardware, apakah ada proteksi untuk penyimpanan data ( data storage).
Dua kategori penyalahgunaan database :
ü  Kategori yang tidak disengaja :
Contoh : anomali yang disebabkan oleh pendistribusian data pada beberapa komputer.
ü  Kategori yang disengaja
Contoh : insert, delete & update oleh pihak yang tidak berwenang.
Integrity
Berarti memeriksa keakuratan dan validasi data
Beberapa jenis integrity :
1.       Integrity konstains
Memberikan suatu sarana yang memungkinkan pengubahan database oleh pemakai berwenang sehingga tidak akan menyebabkan data inkonsistensi.
2.       Integrity rule
ü  Integrity entity contoh : tidak ada satu komponen kunci primer yang bernilai kosong (null)
ü  Integrity referensi
ü  Suatu domain dapat di pakai sebagai kunci primer bila merupaka atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar