NORMALISASI
Dalam
perancangan sebuah basis data perlu dilakukan secara cermat agar dihasilkan
data yang kompak dan efisien dalam dalam penggunaan ruang penyimpanan, cepat dalam pengaksesan dan mudah dalam
memanipulasi data. Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam merancang basis
data seperti ini adalah dengan melakukan
normalisasi.
Normalisasi adalah proses penyusunan tabel tabel yang tidak
redudan (dobel), yang dapat menyebabkan anomali pada saat terjadi operasi
manipulasi data seperti tambah ubah dan hapus.
Anomali yaitu proses basis data yang memberikan efek samping
yang tidak di harapkan ( misalnya menyebabkan ketidakkonsistenan data atau
membuat suatu data menjadi hilang ketika data lain di hapus).
Bentuk bentuk normalisasi :
1.
Bentuk tidak normal
Merupakan kumplan data yang akan direkam,
tidak ada keharusan mengikuti format tertentu , dapat saja tidak lengkap dan
terduplikasi. Data di kumpulkan apa adanya sesuai keadaannya.
2.
Bentuk normal pertama (1NF)
Bentuk tabel disebut 1NF jika :
ü
Tidak ada baris yang duplikat dalam tabel
tersebut
ü
Masing masing cell bernilai tunggal
3.
Bentuk normal kedua (2NF)
4.
Bentuk
ini terpenuhi jika pada sebuah tabel semua atribut yang tidak termasuk
dalam primary key memiliki ketergantungan fungsional pada primary key secara
utuh.
5.
Bentuk normal ketiga (3NF)
Menghilangkan anomali anomali hasil dari
ketergantungan fungsional.
6.
Bentuk noraml ke empat (4 NF)
7.
BCNF (boyce code normal form)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar