TEHNIK NORMALISASI
LANJUTAN
Sekarang kita
lanjutin materi normalisasi.......
Langkah langkah pembentukan normalisasi :
1.
Bentuk tidak normal (unnormalized form)
Bentuk ini merupakan kumpulan data yang
akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu. Data
dikumpulkan apa adanya sesuai dengan saaat menginput.
2.
Bentuk normal ke satu (1NF/first normal form)
Suatu relasi 1NF jika dan hanya jika sifat dari setiap
relasi atributnya bersifat atomik. Atom adalah zat terkecil yang masih memiliki
sifat induknya, bila dipecah lagi maka ia tidak memiliki sifat induknya. Ciri
ciri 1NF :
·
Setiap data di bentuk dalam flat file, data
dibentuk dalam satu record demi satu record nilai dari field berupa “atomic
value”
·
Tidak ada set atribute yang berulang atau
bernilai ganda
·
Tiap field hanya satu pengertian
3.
Bentuk normal ke dua (2NF/second noormal form)
Bentk ini mempunyai syarat yaitu bentuk
data telah memenuhi kriteria bentuk normal ke satu. Atribute bukan kunci
haruslah bergfantung secara fungsi pada kunci utama/ primary key. Sehingga
untuk membentuk normal ke dua haruslah sudah ditentukan kunci kunci field.
Kunci field haruslah unik dan dapat
mewakili aribut lain yang menjadi anggotanya.
4.
Bentuk normal ke tiga (3 NF/third normal form)
Untuk menjadi bentuk normal ketiga maka
relasi haruslah dalam bentk normal kedua dan semua atribut bukan primer tidak
punya hubungan yang transitif. Dengan kata lain, setiap atribut bukan kunci
haruslah bergantung hanya pada primery key secara menyeluruh.
5.
Boyce-codd normal form (BCNF)
Mempunyai paksaan yang lebih kuat dari
bentuk normal ketiga. Untuk menjadi BCNF relasi harus dalam benuk normal ke
satu dan setiap atribut harus bergantung fungsi pada atribut super key.
6.
Bentuk normal ke empat (4 NF)
Relasi R adalah bentuk 4 NF jikandan hanya
jika relasi tersebut juga termasuk BCNF dan semua ketergantungan multi value
adlah juga ketergantungan fungsional.
7.
Bentuk normal kelima (5NF)
Disebut juga PJNF (projection join normal
form) dari 4NF dilakukan dengan menghilangkan ketergantungan join yang bukan
merupakan kunci kandidat.
Demikian teman teman..... semoga
bermanfaat............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar